Cara Mematikan Notifikasi Auto Update Internet Download Manager

internet-download-manager
Admin yakin Anda pasti sudah kenal dengan acara yang satu ini! Internet Download Manager (IDM), salah satu software berbayar yang mempunyai kemampuan luar biasa. karena kemampuannya itulah banyak orang yang tak mau ketinggalan untuk mencobanya, meskipun harus berhadapan dengan hal-hal yang penuh resiko seolah-olah penggunaan crack, patch, dan keygen yang adakala mengandung virus berbahaya.

Tak bisa dipungkiri, berbagai situs pun bermunculan berlomba-lomba menjadi yang tercepat untuk menyediakan link download Internet Download Manager terbaru full version atau tanpa batasan waktu. Namun pada kesempatan ini Admin bukan fokus pada kasus crack, patch ataupun keygen. Tapi berdasarkan judul artikel diatas tadi, kali ini Admin akan membuatkan tips kepada Anda ihwal Cara mematikan auto update Internet Download Manager. Auto update adalah fitur yang membantu pengguna untuk mengetahui versi terbaru dari IDM, secara otomatis akan ada notifikasi dari server yang memberitahukan bahwa sudah dirilisnya versi terbaru dari IDM. Mungkin tampilannya terlihat seakan-akan dibawah ini.
internet-download-manager
Dari tampilan diatas tampak ada dua pilihan, yaitu Update dan Cancel. Sebagian orang kadang-kadang tanpa sadar mengklik Update, bagi pengguna IDM original bekerjsama sih tidak apa-apa karena setelah proses update simpulan maka IDM akan berjalan normal kembali seakan-akan biasanya. Namun bencana alam bagi Anda pengguna IDM bajakan, niscayanya IDM Anda akan diblokir karena terdeteksi menggunakan serial number yang tidak asli alias palsu. Kalau hal ini terjadi Anda sendiri yang repot, harus memulai instalasinya dari awal lagi. Untuk itu sebelum hal diatas terjadi maka ada baiknya fitur auto updatenya itu dimatikan. Caranya? Simak tips berikut ini :
windows-r
  1. Buka sajian Run dengan menekan tombol keyboard Windows + R
  2. Setelah kotak dialog terbuka ketik "regedit" (tanpa tanda kutip) kemudian tekan Enter.
  3. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, backup terlebih dahulu Registry Anda dengan Cara pilih sajian File dan klik Export. Pilih lokasi penyimpanan dan beri nama filenya Registry Backup. Klik Save.
  4. Kemudian cari path directory HKEY_CURRENT_USER/Software/DownloadManager. Klik kanan pada DownloadManager pilih New > DWORD Value. Beri nama value tersebut dengan "AutoUpdate" (tanpa tanda kutip) untuk Value Data biarkan tetap "0".
  5. Selanjutnya cari key "ExceptionServers" yang ada dalam directory DownloadManager. Klik kanan pilih Modify kemudian dalam kolom Value data tambahkan link berikut "*.tonec.com" (tanpa tanda kutip) pada posisi balasan baris. niscayakan ada selang satu spasi antara link sebelumnya dengan link *.tonec.com.
  6. Langkah terakhir klik OK dan tutup jendela Registry kemudian restart komputer Anda.
Jika sesudah Anda mengutak-ngatik seperti langkah diatas tadi kemudian terjadi error pada registrynya, Anda mampu mengembalikan registry tersebut (recovery) dikala sebelum dikutak-katik tadi dengan Tutorial pilih hidangan File > Import dan cari lokasi penyimpanan regitsry tadi klik Open.