
Supermoon adalah purnama yang terjadi ketika Bulan pada titik terdekat (Perigee) dengan Bumi, membuatnya tampak lebih besar dan lebih terang. Pada dikala Bulan tengah mengalami kondisi Purnama dan tepat berada pada posisi Perigee, maka Bulan akan tampak lebih besar dan lebih terang cahayanya, dikala itulah Bulan dikatakan mengalami fase Supermoon dimana permukaan Bulan akan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang cahayanya dilihat dari Bumi.
Pada beberapa fenomena Supermoon yang telah kemudian biasanya kita hanya dapat melihat Bulan akan tampak 7% lebih besar dari ukuran terkecilnya, namun pada 14 November 2016 nanti kita akan mampu melihat Supermoon persis seperti dijabarkan diatas, yaitu permukaan Bulan akan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang cahayanya. Dan uniknya Supermoon kali ini mampu disaksikan oleh/di seluruh penjuru Bumi.
Menurut NASA, fenomena ini dikarenakan bulan akan mencapai fase penuh (Purnama) pada titik terdekat dengan Bumi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade (sejak tahun 1948) dan kebetulan fenomena khusus ini tidak akan terjadi lagi untuk waktu yang lama. Bahkan diprediksi fenomena langka ini baru akan mampu disaksikan lagi setelah tahun 2034.
Fenomena Supermoon langka ini dijadwalkan akan muncul pada pukul 20:52 WIB. Makara, jika Anda tidak ingin melewatkannya pastikan persiapkan kamera digital untuk mengabadikannya dalam memori Anda.
Post a Comment