Cara mudah mengatasi bootloop pada Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F

Sering kita temui beberpa permasalahan dalam penggunaan Hp khususnya android samsung Galaxy J1 yaitu mengalami kerusakan pada bagian systemnya atau softwarenya, permaslaha system yang sering kali terjadi salah satunya yaitu bootloop.


Lantas apakah yang menyebabakan bootlop tersebut? Bootloop berasal dari 2 kata yaitu “boot” dan “loop”, bila beliaurtikan dalam bahasa pemrograman “boot” ialah suatu keadaan dimana ponsel bersiap untuk menyala secara tepat. 

Sedangkan “loop” mempunyai arti berulang. jikalau beliaurtikan dalam bahasa sistem operasi bootloop adalah suatu keadaan dimana ponsel tidak dapat melakukan start up sehingga ponsel tidak bisa masuk pada sistem, selain gagal melakukan botting ponsel juga berulang – ulang untuk masuk pada sistem namun selalu gagal.

Berikut merupakan Faktor-faktor yang menyebabakan Hp Android Bootlop :


1. Memodifikasi Sistem


Memodifikasi sistem sama artinya kita melakukan root pada sistem Android, perlu kalian ketahui bahwa ketika kita membeli ponsel berbasis Android maka kita hanya menjadi user (pengguna) saja bukan menjadi super user. 

Super user ini mempunyai jalan masuk untuk melakukan root pada sistem Android, beliau sanggup menambah dan mengurangi sistem Android sehingga jikalau root yang telah dilakukan tidak sepenuhnya berhasil bisa menimbulkan ketidak setabilan sistem pada Android, risikonya ponsel kita mengalami bootloop.

Jadi saya sarankan untuk berhati -hati dalam melaksanakan root pada sistem Android, lakukan jika dirasa itu penting dan mendesak , selain itu kita juga harus tau sesifikasi ponsel kita apakah mampu atau tidak bila dilakukan root sistem.

2. Kesalahan Flashing Custom ROM


Flashing custom ROM mampu menjadi salah satu penyebab terjadinya bootloop pada ponsel Anda. bekerjsama flashing custom ROM yaitu penginstalan pada ROM (Read Only Memory) dengan tujuan melaksanakan modifikasi dan mengganti isi data pada ROM. Tujuan dari flashing custom ROM adalah ROM mampu mengoptimalkan dan memepercepat dari sistem kerja OS.

Hal ini dapat fatal bila dalam melaksanakan flashing custom ROM mengalami kegagalan dimana terjadi dalvik-cavhe atau data lama yang belum terhapus namun sudah digunakan oleh sistem baru. lantaran keadaan ini akhirnya menyebabkan bootloop pada ponsel Anda. Sehingga Penulis sarankan untuk berhati – hati dalam melaksanakan Flashing ROM.

3. Salah Mengatur Permission


Permission adalah hak terusan yang dimiliki pada suatu aplikasi dimana agar aplikasi tersebut mampu mengakses beberapa informasi dari ponsel yang kita miliki. Perlu kalian ketahui bahwa pada Android terdapat banyak gosip personal semisal lokasi, kontak, dan koleksi foto kita pada galeri. 

Sehingga OS pada Android itu sangat besar lengan berkuasa pada permission, jika kita melaksanakan kesalahan dalam mengatur permission pada sebuah file maka mampu menimbulkan bootloop. Kaprikornus penulis sarankan berhati-hatilah dan teliti dalam memberikan permission pada suatu file di ponsel Anda.

4. Overclock pada Android


Pada dasarnya ponsel yang berbasis Android sistem kerjanya sama dengan laptop dan PC. lantaran dengan kemajuan teknologi sehingga pabrikan-pabrikan sekelas Apple, Samsung, Sony, dan masih banyak lainnya membuat ponsel berbasis Android dan iOS dengan spesifikasi yang hampir setara dengan laptop maupun PC. Dengan tujuan menyampaikan akomodasi dan kepraktisan kepada user (penggunanya).

Kita sebagai user tidak perlu repot-repot untuk membawa berat laptop atau PC kemanapun kita berada, cukup dalam genggaman semua pekerjaan dan komunikasi mampu kita selesaikan ketika itu juga.

Cepat atau lambatnya suatu sistem operasi pada ponsel berbasisi Android dipengaruhi dari prosesornya. jikalau ponsel Anda hanya memiliki prosesor dengan kemampuan 1 GHz namun Anda menginginkan lebih sehingga Anda menaikkan prosesornya menjadi 2 GHz dengan alasan agar sistem operasinya menjadi lebih cepat, maka overclock yaitu langkah yang sering dilakukan.

Overclock bisa saja dilakukan namun jangan terlalu memaksakan semisal jika Anda ingin meng-overclock dari 1 GHz menjadi 2 GHz. Lakukan setengahnya saja atau seperempatnya saja menjadi 1,2 GHz. Sehingga tidak terlalu memaksakan ponsel Anda. Namun penulis sarankan jangan melaksanakan overclock biarkan spesifikasi prosesor pada ponsel Anda sama yang dikeluarkan dari pabrikan. karena hal ini bisa mencegah terjadinya bootloop pada ponsel Anda.

5. Mengubah Isi Script pada Folder Sistem


Mungkin hal ini ianggap sepele dan tidak berdampak pada sistem Android. Bagi Anda pecinta game pasti sudah tidak abnormal dengan Cara semacam ini. Mengubah isi script dengan aplikasi yang ada dan bertujuan bisa segera menikmati game yang Anda inginkan. Ingat bahwa langkah ini juga bisa menyebabkan bootloop pada ponsel Anda. Makara jangan sembarangan mengganti isi script jika ponsel Anda tidak ingin terjadi bootloop.

6. Sering Melepas Baterai


Sama halnya dengan penyebab poin nomer 6 bahwa sering mencopot baterai bisa berdampak pada sistem operasi pada ponsel Anda. Apalagi bila melakukan pencopotan baterai disaat ponsel Anda dalam keadaan menyala. Selain mengakibatkan bootloop hal ini juga sangat berbahaya, iantaranya ponsel Anda mengalami kerusakan pada hardware, mengacaukan kalibrasi pada ponsel, menyebabkan kerusakan data dalam memori eksternal dan internal, dan parahnya yaitu ponsel Anda akan mati total. Sehingga hindari langkah mencopot ponsel Anda apalagi dalam keadaan menyala.

Itulah beberapa penyebab yang dapat menjadikan Hp android anda boot, Khusus kali ini sesuai dengan judul yang aku ambil yaitu mengenai Cara mengatasi bootloop dan Lupa Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F dengan simpel. Maka saya hanya akan membahas Tutorial mengatasi bootlob untuk Hp android samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F saja.

Cara Tepat mengatasi bootloop Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F dengan simpel


Sebelum aku menjelaskan langkah-langkah flashing untuk mengatasi bootlopnya, sebaiknya anda perhatikan dulu hal-hal yang harus disiapkan sebelum melakukan Flahing, iantaranya :
  1. Sebelum flashing Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F anda, pastikan versi smartphone anda sama dengan firmware yang anda download.
  2. Pastikan baterai Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F anda mencapai 60 % ketas.
  3. Gunakanlah kabel USB Original bawaan Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F supaya stabil saat proses flashing.

A. Siapkan materi untuk flash Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F

  1. Dowload Firmware Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F
  2. Download Driver USB Samsung 
  3. Download Odin
Silahkan kalian download dengan Link yang telah disediakan iatas yaitu Firmware Samsung Galaxy J1nya, Driver USB Samsung dan Odin.


B. Langkah-langkah flash Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F


Setelah syarat dan materi telah anda penuhi semunya, selanjutnya kalian tinggal memulai untuk melaksanakan flashing pada Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F tersebut. Adapun langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut :
  1. Extrak Firmware Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F dan Install Driver USB Samsung.
  2. Extrak dan Install Odin terus anda buka.
  3. Dalam keadaan hp mati masuk ke Download Mode dengan menekan "tombol Power + Vol Down + Home secara bersamaan" sampai goresan pena "Warning  !!"
  4. Jika sudah masuk hidangan warning ada 2 pilihan disana yaitu "Continue" dan "Cancel" anda pilih Continue aja dengan menekan tombol Vol Up.
  5. Setelah itu anda sambungkan Hp ke laptop atau PC memakai Kabel data ORI samsung, pastikan Hp anda benar-benar terdeteksi oleh komputer biasanya ditandai seakan-akan gambar berikut : 
  6. Jika sudah tersambung maka di aplikasi odin ada tulisan ADD.
  7. Kemudian masukan Firmware Samsung GalaxyJ1 dengan menekan PDA lalu cari firmware .tar yang tadi anda download dan centang Auto reboot
  8. Jika langkah langkah iatas sudah dilakukan dengan benar dan seolah-olah gambar dibawah ini maka pilih STAR (Untuk Memulai Flashsing)
  9. Tunggu proses flashing hingga ada goresan pena pass.
  10. Setelah Proses final maka hp anda akan restar secara otomatis dan dalam proses booting akan memakan waktu 3-5 menit Jadi harus bersabar sejenak.
  11. Selesai, Selamat hp anda mampu dipakai kembali dan tidak error atau hank lagi.

Selain bisa mengatasi Hp J1 yang mengalami bootloop, dengan metode flash ini juga, bisa mengatasi permasalahan seolah-olah lupa contoh atau password pada hp, karena dengan melaksanakan flash artinya mengganti keseluruhan system operasi yang ada pada hp dengan system operasi yang gres, seghingga Hp Samsung Galaxy J1 anda, bisa segar kembali dan lebih nyaman lagi saat digunakan.

Demikian artikel saya kali ini, mengenai Cara Tepat mengatasi bootloop Samsung Galaxy J1 Mini SM-J105F dengan mudah semoga bermanfaat. Terima Kasih.