Dampak Blog yang Terkena Jingling Auto Visitor

Dampak blogger yang terkena jingling - Memang tidak ada keuntungannya orang yang dengan sengaja menjatuhkan blogger lain dengan Tutorial yang tidak sehat seolah-olah dengan sengaja menjingling atau menyampaikan auto visitor secara tidak beres yang mana jingling tersebut bisa memberikan imbas negatifnya dari pada nyatanya untuk kemajuan blog kita. rata-rata orang yang dengan sengaja memberikan auto visitor kepada kita ialah orang yang kalah bersaing di mesin pencari google, sehingga ia tidak mempunyai jalan lain, selain menjatuhkan blog saingannya dengan Cara yang tidak sehat. bilapun ingin bersaing, maka bersainglah secara sehat. tentukan keyword apa yang ingin kita target, blog mana yang lebih dulu terindex di google dan berapa usang bertahan di mesin pencari google.

Baca: Cara mengatasi jingling auto visitor blog

Saya mengetahui blog aku di jingling oleh orang lain, saat saya mencoba login ke blogger, dasbor dan ikhtisar. sesampainya saya di ikhtisar blog, aku menemukan jumlah pengunjung yang tidak masuk akal dari google.co.id

Dampak Blog yang Terkena Jingling Auto Visitor

Saya merasa ingin tau, lantaran tidak mungkin blog yang gres beberapa bulan saya bangun eksklusif mendapatkan visitor sekitar 693 dalam satu artikel. hal seolah-olah ini berdasarkan aku sangat tidak masuk akal, sehingga saya menarik kesimpulan kalau ini yaitu visitor palsu (Fake Visitor). rasa penasaran saya semakin dalam meskipun visitor palsu, lalu aku mencoba mengklik url tersebut, ternyata apa yang aku lihat? yang saya lihat adalah sebuah mesin pencari google dengan keyword "Cara M*mbes*rkan M*M** K*d*"

Auto Visitor atau Jingling Berdampak Tidak Baik

Tidak mungkin aku menulis hal seolah-olah itu, karena blog belajar membuatkan, sebagian besar membahas seputar blogger dan lain sebagainya. semua itu mampu aku buktikan dengan Cara menunjukkan deskripsi blog ini "belajar membuatkan seputar panduan blogger, html, webmaster, seo, widget, menulis artikel serta berita update lainnya. - Belajar berbagi"

Baca: Mencegah Link gila yang Menuju Blog (Disavow)

Jika jingling auto visitor tersebut dilakukan oleh sesama Blogger Indonesia, lalu apa untungnya bagi kalian? seharusnya kita sesama Blogger Indonesia harus saling menghormati, menjaga, mendukung. bukan dengan Cara licik seolah-olah ini. (Segera bertobatlah, lakukan hal-hal baik dari pada sekedar mengurusi atau menjahilin blog orang lain)

Semakin banyak kalian mengurusi dan mencoba menjahili bahkan mencoba menjatuhkan reputasi blog orang lain, maka semakin pula kesuksesan blog yang anda jahili tersebut terlihat, seakan-akan tidak berkurangnya inspirasi untuk tetap menulis artikel.

Dampak konkret dan Negatif dari Jingling Auto Visitor

Setelah anda membaca goresan pena beliautas, lalu mencoba untuk bertobat atau membenahi diri kalian, atau bahkan semakin menjadi-jadi, maka akan saya beritahukan kepada anda semua imbas faktual (baik) negatif (buruk) yang melakukan jingling atau auto visitor tersebut.

Dampak kasatmata (baik) dari jingling atau auto visitor

  • Ranking Alexa semakin ramping
  • Banyak pengunjung (tapi membohongi diri sendiri)
  • Tidak perlu blogwalking dan sibuk mengunjungi media sosial dan lembaga

Dampak negatif (buruk) dari jingling auto visitor

  • Ketika sudah bertobat, maka Rank Alexa semakin tidak karuan (naik dan turun)
  • Terkena pinalti, sanbox (penjara pasir google)
  • Terhapusnya blog anda dari blogger

Sebenarnya dari poin-poin beliautas tidak ada dampak baiknya, karena kita mencoba membohongi diri kita sendiri di mata dunia. artinya dampak faktual tersebut mampu anda berikan TANDA SILANG

Semoga gosip dampak blog yang terkena jingling auto visitor yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat untuk pembaca semua. untuk orang yang mencoba menjatuhi blog orang lain segera bertobat. ingat, apapun yang anda lakukan tidak ada baiknya.

Jika saya dipaksa untuk memilih apakah saya perlu bekerja menjadi tukang sampah atau menjadi orang yang mengusilin blog orang lain. maka aku akan memilih pekerjaan terhormat yaitu menjadi tukang sampah.