Serhamo.net - Siapa
yang tidak kenal dengan Google Maps saat ini. Suatu aplikasi yang dapat
memudahkan kita untuk mencari rute perjalanan paling efektif dan simple yang bisa
di akses melalui PC atau Smartphone.Menurut CEO Google, Sundar Pichai pertumbuhan penggunaan Google Maps meningkat secara konsisten dan signifikan dari tahun ketahun. Di sisi lain, Pichai mengakui Maps adalah layanan yang paling sulit si monetisasi.
Walau Demikian Google tidak kehabisan akal untuk menyiapkan beberapa strategi agar menjadikan Maps sebagai salah satu penghasil kasnya selain Youtube dan Blogger. “Kami mengambil pandangan jangka panjang untuk Maps,” ujar Pichai , sebagaimana yang di lansir dari BussinesInsider (29/4/2017).
Lalu, bagaimana sebenarnya gambaran Google untuk model
bisnis berbasis Maps ini ?
Pichai tak langsung memberikan gambaran yang luas. Ia hanya
mengindikasikan bahwa Google telah melakukan beberapa langkah maju secara
bertahap.
“Beberapa bulan terakhir ada beberapa perubahan di Maps.
Jika Anda membuka Maps, kami mulai memaparkan informasi yang lebih komprehensif
tentang tempat untuk makan dan mencari hiburan lain.” Jelasnya.
“Jadi, itu adalah permulaan untuk mendapatkan respons
positif dari masyarakat, dan menurut saya akan memberikan kesempatan untuk
menambah nilai bagi kami dari waktu ke waktu” Pichai menambahkan.
Dari pernyataan tersebut, Pichai seakan mengatakan bahwa
informasi tempat makan dan tempat hiburan akan jadi “ladang” penghasilan bagi Google. Dalam hal ini, Google tak ingin serta-merta membuat pengguna sadar
bahwa telah dijejali iklan yang berupa informasi. Lebih halus, Google berharap pengguna menemukan manfaat dari informasi yang di
berikan. Ketika tujuan itu tercapai, di situlah iklan bisa dipasang dan
menghasilkan uang.
Post a Comment