Baca juga: Cara menonaktifkan developer tools di Firefox via Group Policy Windows
Firefox telah merilis template kebijakan (template ADMX) yang berisi file * .admx dan * .adml. kamu perlu menempelkan file-file itu ke Policy Definitions folder sistem Windows. Setelah itu, jendela Group Policy akan mempunyai folder Firefox yang akan menyertakan pengaturan berbeda yang dapat kamu terapkan pada peramban Firefox. Tutorial ini akan membantu kamu karena setiap langkah tercakup di sini untuk menambahkan dukungan Group Policy ke Firefox.
Pada screenshot yang terlihat di atas, kamu dapat melihat folder Firefox terlihat di folder Administrative Templates di Windows Group Policy. Di bawah folder itu, pengaturan yang berbeda tersedia yang dapat kamu aktifkan atau nonaktifkan untuk browser Firefox sesuai kenyamanan kamu. Ini bermanfaat bagi pengguna individu maupun organisasi untuk mengontrol pengaturan Firefox untuk pengguna mereka dari lokasi tertentu.
Bagaimana cara menambahkan dukungan Group Policy ke Firefox?
Langkah 1: Hal pertama yang perlu kamu lakukan merupakan mengunduh template kebijakan yang disediakan oleh Mozilla Firefox. Arsip zip template kebijakan tersedia di GitHub atau bisa langsung dari link tautan ini. kamu juga harus menutup browser Firefox, jika sedang dipakai.Langkah 2: Ekstrak file zip yang diunduh tadi. Di bawah file itu, kamu akan melihat file "firefox.admx" dan "mozilla.admx" di folder "Windows" dan "firefox.adml" dan "mozilla.adml" di folder "en-US".
Langkah 3: Salin file "firefox.admx" dan "mozilla.admx" ke clipboard. Sekarang buka kotak dialog RUN menggunakan tombol pintas "Windowslogokey + R" atau kotak pencarian. Ketika terbuka, ketik "%systemroot%\PolicyDefinitions" dan tekan tombol OK atau tombol Enter.
Langkah 4: Folder PolicyDefinitions akan terbuka di bawah folder sistem "WINDOWS". Di folder itu, kamu akan melihat banyak file ADMX. Sekarang cukup tempel/pastekan file “firefox.admx” dan “mozilla.admx” di folder itu. Jika meminta izin untuk menyalin, maka cukup berikan izin.
Langkah 5: Sekarang salin file "firefox.adml" dan "mozilla.adml" ke clipboard yang tersedia di folder "en-US" yang kami sebutkan di langkah 2.
Langkah 6: Gunakan lagi kotak Run. Kali ini, kamu perlu mengetik "%systemroot%\PolicyDefinitions\en-US" di bidang teks yang tersedia di kotak Run dan tekan tombol OK.
Langkah 7: Folder " en-US " akan terbuka di bawah folder "PolicyDefinitions" tempat banyak file ADML disimpan. Tempel file " firefox.adml " dan " mozilla.adml " di folder " en-US ".
Sekali lagi, jika perlu izin untuk menyalin file, maka cukup tekan tombol Lanjutkan untuk memberikan izin.
Langkah 8: Buka LocalGPO. Run box akan dipakai lagi untuk ini. Atau kotak pencarian juga bisa dipakai. Cukup ketik gpedit.msc dan tekan tombol Enter. Ini akan membuka jendela Group Policy.
Langkah 9: Pada jendela Group Policy, cari path berikut: Computer Configuration → Administrative Templates → Mozilla → Firefox.
Langkah 10: Memilih folder Firefox akan menjelajahi banyak folder dan pengaturan di sisi kanan. Beberapa pengaturan penting merupakan:
Block Add-ons Manager- Pengaturan ini membantu untuk mengaktifkan / menonaktifkan akses ke halaman pengaya Firefox.
Blokir about: config- Menggunakan pengaturan ini, akses ke halaman konfigurasi Firefox dapat dinonaktifkan / diaktifkan.
Nonaktifkan penampil PDF internal.
Nonaktifkan Alat Pengembang.
Nonaktifkan Mode Aman, dll.
Cukup klik dua kali pada pengaturan dan kemudian opsi untuk mengaktifkan / menonaktifkan opsi tertentu akan terlihat. Baca juga Cara meningkatkan kecepatan mozilla firefox.
Itu dia! Setelah Group Policy Lokal Windows diaktifkan untuk Firefox, pengaturan yang berbeda dapat dikustomisasi.









Post a Comment