Apa Itu Flip-Flop Dan Apa Saja Jenisnya ?
Flip-Flop atau latch merupakan sirkuit elektronik yang mempunyai dua arus stabil dan sanggup dipakai untuk menyimpan informasi. Sebuah flip-flop merupakan multivibrator-dwistabil. Sirkuit sanggup dibentuk untuk mengubah arus dengan sinyal yang dimasukkan pada satu atau lebih input kontrol dan akan mempunyai satu atau dua output.
Ini merupakan elemen penyimpanan dasar pada Logika Sekuensial. Flip-flop dan latch merupakan bangunan penting dalam sistem elektronik digital yang dipakai pada komputer, komunikasi dan tipe lain dari sistem.
Jenis-jenis flip-flop
1. JK Flip-flop.
Flip-Flop yang satu ini mempunyai 3 inputan yaitu terdiri dari J, K, dan Clock. Kelebihan JK Flip-flop merupakan tidak adanya kondisi terlarang atau yang berarti di beri berapapun inputan asalkan terdapat clock maka akan terjadi perubahan pada keluarannya / outputnya.
2. RS Flip-flop
RS FF ini merupakan dasar dari semua Flip-flop yang mempunyai 2 gerbang inputan / masukan yaitu R dan S. R artinya "RESET" dan S artinya "SET". Flip-flop yang satu ini mempunyai 2 keluaran / outputadalah Q dan Q`.
Bila S diberi budi 1 dan R diberi budi 0, maka output Q akan berada pada budi 0 dan Q not pada budi 1. Bila R diberi budi 1 dan S diberi budi 0 maka keadaan output akan berubah menjadi Q berada pada logik 1 dan Q not pada budi 0. Sifat paling penting dari Flip-Flop merupakan bahwa sistem ini sanggup menempati salah satu dari dua keadaan stabil yaitu stabil I diperoleh ketika Q =1 dan Q not = 0, stabil ke II diperoleh ketika Q=0 dan Q not = 1.
3. D Flip-flop
D Flip-flop merupakan salah satu jenis Flip-flop yang dibangun dengan memakai Flip-flop RS. Perbedaan dengan Flip-flop RS terletak pada inputan R, pada D Flip-flop inputan R terlebih dahulu diberi gerbang NOT. maka setiap masukan ke D FF ini akan memberi keadaan yang berbeda pada input RS, dengan demikian hanya terdapat 2 keadaan "SET" dan "RESET" S=0 dan R=1 atau S=1 dan R=0, jadi sanggup disi.
4. CRS Flip-flop
Crs Flip-flop merupakan clocked RS-FF yang dilengkapi dengan sebuah terminal pulsa clock. Pulsa clock ini berfungsi mengatur keadaan Set dan Reset. Bila pulsa clock berlogik 0, maka perubahan logik pada input R dan S tidak akan mengakibatkan perubahan pada output Q dan Qnot. Akan tetapi apabila pulsa clock berlogik 1, maka perubahan pada input R dan S sanggup mengakibatkan perubahan pada output Q dan Q not.
5. T Flip-flop
T Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang telah di buat dengan memakai flip-flop J-K yang kedua inputnya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flip-flop yang mempunyai tabiat membalik output sebelumnya kalau inputannya tinggi dan outputnya akan tetap kalau inputnya rendah.
Post a Comment